Rabu, 05 November 2014

PELANTIKAN PRESIDEN BARU 2014/2019 DAN WIRAUSAHA DIBIDANG TEKNOLOGI DI INDONESIA



HALAMAN DAFTAR ISI


 




Saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia sedang mandek menyusul naiknya kekhawatiran soal korupsi dan proteksionisme. Bukan hanya itu, Jokowi sebagai presiden baru juga harus bisa meraih hati anggota parlemen supaya bisa mendukung penuh langkah-langkah pemerintahannya, khususnya terkait upaya menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara, yang telah melambat dalam beberapa bulan terakhir serta defisit yang semakin tinggi.

Menurut Kepala analis ekonomi dari HIS untuk kawasan Asia-Pasifik, RajivBiswaskepada Deutshce Welle (DW), kendati Jokowi sudah cukup akrab dengan kebijakan-kebijakan pasar, tetapi selama kampanye dia telah memberikan sinyalemen yang akan lebih nasionalis, mendukung agenda yang terfokus pada pelindungan sumber daya alam dan perusahaan-perusahaan lokal. Tak pelak, itu semua membuat investor-investor asing ketar-ketir.

Ditekankan olehnya, jika pemerintahan Presiden Jokowi tidak mampu mewujudkan agenda reformasi terkait upaya meningkatkan iklim bisnis dan membuat Indonesia lebih kompetitif, maka investor-investor global bisa dengan mudah kehilangan kepercayaan terhadap prospek bisnis di Indonesia. Berikut petikan wawancaranya.

Pada hari Senin tanggal 20 Oktober 2014, Negara Republik Indonesia resmi melantik presiden baru untuk pemerintahan 2014-2019 kedepan. Pelantikan presiden baru tentu akan sangat penting bagi paparan ekonomi Indonesia. Presiden SBY akhirnya turun setelah 10 tahun berkuasa, dimana dia meningalkan warisan pemerintahan demokrasi dan kemajuan dalam pembangunan ekonomi. Dalam pemerintahan yang baru, Jokowi akan memainkan peran yang cukup menentukan dalam membentuk masa depan ekonomi bangsa melalui kebijakan-kebjikan ekonomi. Bukan hanya itu, Jokowi juga akan memainkan peran untuk memutuskan apakah akan mengupayakan strategi globalisasi dan memperluas integritas internasional atau akan lebih nasionalis, dengan melindungi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Satu hal yang juga menjadi tantangan yang bakal dialami pemerintahan Jokowi adalah partai PDI-P, yang menggolkan Jokowi menjadi Presiden RI, setelah berkoalisi hanya mampu menguasai 40 persen kursi parlemen. Posisi ini, tentu menjadi hal serius bagi agenda reformasi Jokowi.

                Outlook jangka menengah masa depan Indonesia akan dibentuk oleh agenda kebijakan presiden serta para menteri bidang ekonomi yang ditunjuk. Sebab dalam dua tahun terakhir telah ada kebijakan nasionalis yang cukup signifikan, khususnya disektor sumber daya alam. Perhatian utama bagi para investor global adalah apakah hal tersebut bisa diterapkan dalam sektor industri lainnya.
Presiden Jokowi, harus melakukan reformasi terbesar pada sektor ekonomi mikro. Ini yang menjadi kunci utama.

Apa yang akan menjadi tantangan ekonomi terbesar dalam pemerintahan yang baru?
Alasan inilah pemakalah akan membahas tema makalah ini.




Tujuan yang akan dicapai pada pembuatan makalah ini :
1.       Mengetahui perkembangan pasar saat terjadinya pelantikan presiden baru.
2.       Mengetahui dampak positif dan negatif terhadap pelantikan presiden baru pada dunia usaha dibidang teknologi.
3.       Memprediksi kebutuhan teknologi pada pemerintahan baru kedepan.


Batasan ruang lingkup pada makalah ini hanya membahas hubungan pelantikan presiden baru dengan dunia usaha.






2.1 Kebutuhan Teknologi


Menurut B.J. Habiebie (1983: 14) Ada delapan wahana transformasi yang menjadi prioritas pengembangan teknologi, terutama teknologi industri, yaitu
(1) pesawat terbang,
(2) maritim dan perkapalan,
(3) alat transportasi,
(4) elektronika dan komunikasi,
(5) energi,
(6) rekayasa ,
(7) alat-alat dan mesin-mesin pertanian, dan
(8) pertahanan dan keamanan.


2.2 Hubungan Pemerintah dan Dunia Usaha


Adam Smith, mengemukakan bahwa pemerintah yang terkuat ialah pemerintah di negara yang dunia perdagangannya maju. Ia juga beranggapan bahwa keputusan ekonomi yang paling tepat dilakukan oleh individu-individu yang berhubungan langsung dengan pasar, bukan oleh badan-badang pemerintah.


2.3 Ketergantungan Wirausahawan dengan Pemerintah


Setiap tindakan dalam organisasi bisnis adalah politik, kecuali organisasi charity atau sosial. Faktor-faktor tersebut menentukan kelancaran berlangsungnya suatu bisnis. Oleh karena itu, jika situasi politik mendukung, maka bisnis secara umum akan berjalan dengan lancar. Dari segi pasar saham, situasi politik yang kondusif akan membuat harga saham naik. Sebaliknya, jika situasi politik tidak menentu, maka akan menimbulkan unsur ketidakpastian dalam bisnis.

Dalam konteks ini, kinerja sistem ekonomi-politik sudah berinteraksi satu sama lain, yang menyebabkan setiap peristiwa ekonomi-politik tidak lagi dibatasi oleh batas-batas tertentu Sebagai contoh, IMF, atau Bank Dunia, atau bahkan para investor asing mempertimbangkan peristiwa politik nasional dan lebih merefleksikan kompromi-kompromi antara kekuatan politik nasional dan kekuatan-kekuatan internasional.

Terdapat politik yang dirancang untuk menjauhkan campur tangan pemerintah dalam bidang perekonomian/bisnis. Sistemnya disebut sistem liberal dan politiknya demokratis. Ada politik yang bersifat intervensionis secara penuh dengan dukungan pemerintahan yang bersih. Ada pula politik yang cenderung mengarahkan agar pemerintah terlibat/ ikut campur tangan dalam bidang ekonomi bisnis.
Indonesia lebih mengacu pada pola terakhir, yakni pemerintah terlibat atau turut campur tangan dalam bisnis. Hal ini dapat dilihat dalam hukum maupun kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk menunjang perekonomian dan bisnis. (http://prasetyo-utomo.blogspot.sg/2010/12/pengaruh-faktor-politik-terhadap-bisnis.html, dibuka pada 2 Nov 2014).


3.1 Kebutuhan Teknologi di Indonesia kedepan


Tak dapat dipungkiri, pencapaian itu dapat terjadi karena besarnya dukungan masyarakat Indonesia khususnya para pengguna internet dan sosial media. Segala informasi mengenai Pulau Komodo dapat terinformasikan dengan cepat ke berbagai pelosok dunia. Fenomena yang terjadi di Indonesia kali itu merupakan salah satu contoh positif dari kemajuan teknologi khususnya di Indonesia.

Di era sekarang, teknologi sangat erat kaitannya dengan Internet. Perkembangan internet itu sangat mempengaruhi kehidupan sosial serta cara berkomunikasi seseorang., Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia terus mengalami peningkatan. Tahun 1998 hanya 500ribu orang yang menggunakan internet, namun dimulai pada tahun 2012 pengguna internet meroket menjadi 63juta orang. Angka itu bahkan diprediksi akan terus meninggkat menjadi 139juta orang pada tahun 2015.

Perkembangan yang terjadi terhadap telepon genggam juga semakin mempermudah komunikasi melalui sosial media maupun internet. Hanya dari sebuah handphone kita bisa mendapatkan begitu banyak informasi secara singkat. Smartphone , itulah sebutan untuk handphone canggih yang dapat berfungsi hampir sama dengan sebuah computer jinjing atau laptop namun berukuran jauh lebih kecil. Bila dilihat dari sudut pandang ini, kemajuan teknologi memberikan kita kesempatan untuk hidup secara lebih mudah. Hal tersebut merupakan kemudahan untuk mendapatkan atau juga menyebarkan informasi yang diinginkan.

Perkembangan teknologi pada masa kini yang terus berkembang, sehingga membuat Internet serta banyak sosial media juga semakin berkembang. Walaupun belum ke seluruh bagian Indonesia, namun hal-hal berbau kemajuan teknologi tersebut telah tersebar ke hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Kebanyakan orang yang mengakses internet atupun sosial media di Indonesia ini adalah mereka yang menggunakan handphone. Berdasarkan riset dari lembaga AC Nielsen juga tercatat 95% pengguna ponsel di Indonesia memanfaatkan alat tersebut untuk mengakses Internet. Kini terasa seperti tidak ada batasan dengan orang lain meski mereka berjarak ratusan ribu kilometer dari lokasi seseorang. Hal itu terjadi karena kemajuan di teknologi masa kini. Konsep McLuhan terbukti benar, kini khususnya di Indonesia, banyak sekali manusia yang bergantung pada teknologi dan sangat sulit untuk lepas dari hal-hal seputar teknologi. Bahkan bisa dibilang di era ini bila seseorang tidak menggunakan teknologi-teknologi tersebut, orang tersebut tidak dapat diterima dengan baik di lingkungannya (contoh: dalam pekerjaan, beberapa perusahaan memiliki syarat khusus mengenai kemampuan menggunakan berbagai teknologi). Kemajuan teknologi dalam berkomunikasi massa ini telah membawa banyak dampak serta perubahan dalam masyarakat.

3.2 Hubungan Pemerintah dan Dunia Usaha


Pemerintah menjaring bekerja sama dengan perusahaan untuk membangun hubungan kooperatif dan tujuan yang saling menguntungkan. Dasar dari kerjasama ini  terletak pada inti nilai-nilai sosial bangsa dan adat istiadat. bekerja secara bersama-sama sebagai sebuah keluarga mengarahkan dua kekuatan ini untuk menghasilkan keuntungan bagi masyarakat dan perusahaan.

Di Eropa, hubungan antara pemerintah dan perusahaan sering kali menjadi hubungan yang kooperatif. Budaya orang eropa meliputi semangat kerja sama dan saling membantu. Serikat kerja, sebagai contoh,  sering dilibatkan pada dewan administarsi bersama dengan para manager untuk mengarahkan organisasi  menghasilkan tujuan bersama melalui strategi yang interaktif.

Dalam  dihadapkan dengan migrasi industri farmasi eropa ke Amerika,  komisi eropa (EC), sebuah badan dari serikat eropa, menyetujui usulan harga yang lebih fleksibel. Banyak negara eropa yang sebelumnya melarang penjualan obat-obatan sampai dengan pemerintah menetapkan harga, seringkali harganya lebih rendah daripada harga yang terdapat di Amerika. Usulan EC membolehkan perusahaan untuk memasarkan produk mereka (obat-obatan) pada harga yang mereka tetapkan.


3.3 Isu-Isu Legitimasi


Dalam berhubungan dengan ekonomi global, bisnis dapat menghadapi pemerintah yang mempunyai kekuasaan atau hak berkuasa. Para pemimpin politik dapat secara ilegal membuat undang-undang atau kekuatan legislatif, yang dapat menjadi kekuatan ekonomi atas bisnis. Pemilihan dapat dilakukan dengan curang, atau kekuatan militer yang digunakan sebagai alat kendali pemerintahan.
Para manajer bisnis mungkin dihadapkan dalam kondisi untuk melakukan bisnis di suatu negara yang dipimpin oleh kekuasaan yang tidak sah. Kadangkala, mereka  memilih untuk menjadi aktif secara politik, atau menolak untuk melakukan bisnis di negara tersebut sampai dengan pemerintahan yang sah dibentuk.

Kemampuan pemimpin pemerintahan dapat dipengaruhi oleh tindakan bisnis. Bisnis dapat melakukan pemboikotan hubungan ekonomi dengan sebuah negara atau memutuskan untuk menarik operasinya dari negara itu, sebagimana banyak dilakukan perusahaan Amerika  di Afrika Selatan untuk memprotes apertheid tahun 1970. Beberapa bisnis diperintahkan oleh negara mereka untuk tidak melakukan bisnis dengan negara lain karena perang atau dalam protes karena pemerintahan yang tidak sah.

3.4 Komitmen Pemerintahan Baru pada Dunia Usaha Teknologi


Kadin meminta pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla tetap membentuk Kementerian Ekonomi Kreatif. Karena, lembaga kementerian ini akan menjadi solusi dan terobosan untuk membesarkan ekonomi kreatif dalam waktu cepat, dengan ditunjang alokasi SDM dan anggaran memadai yang mampu mensinergikan potensi sekaligus meniadakan hambatan yang ada.

Bila pemerintah hanya membentuk badan, menurut Budyarto, dikhawatirkan SDM dan anggaran yang dialokasikan bahkan akan lebih kecil serta lebih tidak kompeten dibandingkan ketika ekonomi kreatif digabungkan dengan pariwisata dalam suatu kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dikhawatirkan portofolio baru dalam bentuk badan, hanya akan diisi oleh SDM yang tidak pas dan tidak kompeten dengan alokasi anggaran yang minimal, yang  hanya cukup untuk belanja pegawai dan biaya rutin.

"Kami harapkan, jangan sampai Kementerian Ekonomi Kreatif malah diturunkan derajatnya hanya berbentuk badan, yang nantinya akan dianggap bidang yang kurang penting atau kalah penting dibandingkan pariwisata atau bidang lain," imbuh Budyarto.

Dia menuturkan, pengembangan ekonomi kreatif, khususnya konten digital di negara-negara lain seperti Tiongkok, Korea, Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, dan Inggris saat ini menjadi prioritas utama. Bagi negara-negara tersebut ekonomi kreatif merupakan alat ketahanan nasional, --Tiongkok mengurangi infiltrasi budaya asing dengan mewajibkan tayang animasi dan sinetron lokal.

Selain itu, di negara-negara yang disebutkan di atas, ekonomi kreatif juga sebagai brand maker. Artinya, menjadi ujung tombak yang bisa menggerakkan sektor ekonomi lainnya. Contoh, K-Pop dimanfaatkan oleh Samsung, Hyundai; Anime dimanfaatkan consumer brand Jepang; Animasi dimanfaatkan dalam budaya dan produk dagang Malaysia.


3.5 Dampak Pelantikan Presiden 2014-2019


Salah satu dampak pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) hari ini adalah optimisme pelaku pasar. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kemudian ikut menguat. Data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) yang dikutip Senin (20/10/2014), dolar AS berada di posisi Rp 12.041. Melemah dibandingkan akhir pekan lalu yaitu Rp 12.222. Tidak hanya di tataran data, di tingkat usaha penukaran uang (money changer) pun terlihat rupiah sedang kinclong. Misalnya di money changer PT Ayu Masagung, Jakarta Pusat.

"Rupiah menguat sejak Jumat. Pokoknya sejak Pak Jokowi bertemu dengan Pak Prabowo (Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra)," kata Sarbini, Marketing Ayu Masagung, kepada detikFinance.Pada Jumat pekan lalu, lanjut Sarbini, kurs beli rupiah adalah Rp 12.125 per dolar AS sementara kurs beli ada di Rp 12.000 per dolar AS. Hari ini, kurs beli adalah Rp 12.030 per dolar AS dan kurs jual Rp 11.905 per dolar AS.

"Jumat kemarin yang datang menjual dolar ada sekitar 200 orang. Mungkin mereka tahu kalau rupiah akan menguat lagi. Kalau hari ini yang datang lebih sedikit, sekitar 100 orang," ungkapnya.







Dunia Usaha dibidang Teknologi berhubungan erat dengan pemerintahan yang berjalan sehingga tak dapat disangkal ketika dilantiknya presiden baru 2014-2019 JOKOWI-JK mata uang rupiah menguat hingga Rp12.000,-. Membuat para pengusaha dibidang teknologi atau pun tidak dibidang teknologi berduyun-duyun untuk membuka usaha di Indonesia.

Diharapkan pemerintahan baru JOKOWI-JK tidak hanya memperkuat ekonomi memperkuat pengamanan atau pencegahan terhadap korupsi karena korupsi juga berpengaruh besar terhadap ekonomi bangsa.






Harjafu, Bayu, 2014, PebisnisMuslim.com : Uang Baru dan Pemerintahan Baru, [online], (http://pebisnismuslim.com/arsip/2014/uang-baru-dan-pemerintahan-baru.com. Diakses tanggal 2 November 2014).

Herlina, Elin, 2014, Detik Finance : Pelantikan Jokowi Bakal Bikin Rupiah 'Perkasa', Orang Ramai-ramai Lepas Dolar, [online], (http://finance.detik.com/read/2014/10/20/164205/2724543/6/pelantikan-jokowi-bakal-bikin-rupiah-perkasa-orang-ramai-ramai-lepas-dolar, Diakses tanggal 2 November 2014).

Mohammad Adam, Alfin Tofler, 2014, Viva Bisnis News : Kadin Tagih Komitmen Jokowi Bentuk Kementerian Ekonomi Kreatif, [online], (http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/550619-kadin-tagih-komitmen-jokowi-bentuk-kementerian-ekonomi-kreatif, diakses tanggal 2 November 2014).

Andriyanto, Heru, 2014, Berita Satu Nasional : RI Punya Presiden Baru, Ini Pendapat Para Pakar Asing, [online], (http://www.beritasatu.com/nasional/218605-ri-punya-presiden-baru-ini-pendapat-para-pakar-asing.html, diakses pada tanggal 2 November 2014).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar